Beranda > Diskusi > Parameter Reformasi Birokrasi di Daerah

Parameter Reformasi Birokrasi di Daerah

Birokrasi yang ekonomis, efisien dan efektif perlu dan penting untuk peningkatan kesejahteraan rakyat di daerah. Apakah indikasi keberhasilan reformasi birokrasi?

Budi Winarno, menyebutkan bahwa setidaknya ada sembilan parameter keberhasilan reformasi birokrasi, yaitu:

  1. Tidak ada korupsi,
  2. Tidak ada pelanggaran hukum,
  3. APBD-nya baik,
  4. Semua program pemerintah dijalankan dengan baik,
  5. Perizinan cepat dan mudah serta tidak ada overlap,
  6. Komunikasi dengan publikberjalan baik,
  7. Penggunaan waktu efektif dan produktif,
  8. Ada reward dan punishment terhadap kinerja aparat pemerintah, dan
  9. Hasil pembangunan nyata dirasakan masyarakat.

Disebutkan lebih jauh bahwa sembilan parameter itu tampaknya perlu disosialisasikan kepada masyarakat, terutama kepada para calon kepala daerah. Bagi calon KDH, pemahaman yang utuh akan memungkinkan mereka memiliki tujuan yang jelas dan benar ketika memimpin daerahnya. Masyarakat juga perlu tahu sembilan parameter itu sehingga mereka bisa “menagih” keberhasilan kepada pemimpinnya.

Sumber: Jurnal Nasional

  1. jutaajrullah
    26 Mei 2010 pukul 11:58 am

    Saya Sepakat sekali.. kita butuh Leader yang bisa memimpin reformasi di Birokrasi kita. Harusnya program Reformasi Birokrasi Nasional (RBN) tidak dipimpin oleh Pak Wapres, Tapi langsung oleh Pak SBY. Biar gregetnya lebih terasa. Lagipula paradigma reformasi di negara kita paling cocok memang pake model Top-Down. Artinya harus diawali dari para Leader2 kita.. susah klo dirijennya orang2 kecil macam saya ini. hehe.. Niatnya mau reformasi biar lebih berkualitas, tapi belum2 dah dicap cari muka, gak pengalaman, bau kencur, anak kemarin sore..
    Beginilah nasib anak singkong.. hehe..

  2. Rsman
    24 Februari 2011 pukul 10:12 am

    Intinya ada pada pemimpin karena yg dipimpin hanya ngikut aja gitu, kalo pemimpin kencing berdiri rakyat kencing berlari

  3. 25 Februari 2011 pukul 6:41 am

    @ Rsman
    Setujah. Pemimpin dan kepemimpinan perlu dan penting. Sayang sekali, banyak pemimpin yg ternyata bertujuan hanya jadi Kepala. Saat beliaunya jadi kepala, tercapailah cita-citanya dan selesai pulalah usahanya utk berkinerja.

    Tujuannya jadi Kepala dan berhenti erkarya lebih lanjut saat tujuannya telah tercapai. Padahal, saat sudah jadi kepala, masih banyak yg harus dikerjakan supaya organisasinya benar2 berkinerja baik.

Comment pages

Pembaca pastilah punya pendapat keren. "Bagaimana menurut Anda"?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: