Beranda > info > Faktor-Faktor Determinan Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia

Faktor-Faktor Determinan Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia

Oleh:  Endy Dwi Tjahjono & Donni Fajar Anugrah, Peneliti Ekonomi Bank Indonesia

Determinannya

Penelitian ini menghitung kembali kinerja pertumbuhan ekonomi Indonesia dengan menggunakan: (i) Solow-Swan Model, (ii) perluasan Solow-Swan Model dengan menambahkan faktor human kapital sesuai Model Mankiw-Romer-Weil (MRW), serta (iii) beberapa faktor yang menjadi sumber fluktuasi business cycle di Indonesia. Berbeda dengan penelitian-penelitian sebelumnya yang banyak menggunakan cross section data yang meliputi 30 – 50 negara termasuk Indonesia, pada penelitian ini semua data menggunakan data Indonesia dengan pendekatan panel data 26 Propinsi selama periode 1985 – 2004.

Hasil penelitian dengan Model Solow-Swan menunjukan bahwa: peran labor lebih besar dibandingkan kapital, yang ditunjukkan dengan capital share sebesar 0,4 dan labor share sebesar 0,6. Lihat persamaan di bawah ini:

Log Y = 0,4 logK + 0,6 logL + e

Dari persamaan di atas, terlihat kapital share sebesar 0,4 (pembulatan dari 0,35). Artinya, kenaikan 1% kapital stock akan mendorong kenaikan output sebesar 0,4%. Sementara itu labor share sebesar 0,6 (pembulatan dari 0,59) berarti kenaikan 1% labor akan mendorong peningkatan output sebesar 0,6%. Hasil ini menunjukan bahwa peran labor masih lebih tinggi dibandingkan peran kapital stock. Jumlah labor yang terus meningkat seiring dengan jumlah populasi menunjukan bahwa peran labor pada perekonomian Indonesia masih besar.

Hasil perhitungan growth accounting menunjukkan pertumbuhan TFP selama periode 1985-2004 mencapai 1,35 %. Sementara itu, dari Model Mankiw-Romer-Weil (MRW) yang memasukan faktor human capital pada model Solow Swan menyimpulkan: human capital berpengaruh positif pada pertumbuhan meskipun kecil dengan share sebesar 0,05%.

Selanjutnya, beberapa variabel makro yang secara empiris terbukti menjadi sumber fluktuasi business cycle (pertumbuhan jangka pendek) di Indonesia adalah: inflasi, nilai tukar, kredit perbankan, dan harga minyak. Lihat persamaan berikut:

Δl(Y) = 0,07 – 0,3ecmt-1  + 0,09Δl(kredit)t – 0,05Δl(exchange rate)t – 0,04Δ(Harga Minyak (d))t – 0.19Δl(IHK)t-1 + e

Download laporan lengkapnya dari: Bank Indonesia

  1. 27 Maret 2012 pukul 7:09 pm
  1. No trackbacks yet.

Pembaca pastilah punya pendapat keren. "Bagaimana menurut Anda"?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: