Beranda > info > Kartu Jakarta Sehat: Harus Selalu Berbenah untuk Optimalisasi Layanan Kesehatan Masyarakat

Kartu Jakarta Sehat: Harus Selalu Berbenah untuk Optimalisasi Layanan Kesehatan Masyarakat

1Kartu_Jakarta_Sehat_KJS_KotaTebingTinggi.WordPress.comKJS atau Kartu Jakarta Sehat merupakan salah satu program unggulan Provinsi DKI Jakarta Tahun 2013, di bawah kepemimpinan pasangan Jokowi-Ahok.

Tujuan dari Program KJS ini adalah: “memberikan jaminan pemeliharaan kesehatan bagi penduduk Provinsi DKI Jakarta, terutama bagi keluarga miskin dan kurang mampu dengan sistem rujukan berjenjang.”

Sedangkan target groupnya adalah: semua penduduk DKI Jakarta yang mempunyai KTP / Kartu Keluarga DKI Jakarta yang belum memiliki jaminan kesehatan, di luar program Askes, atau asuransi kesehatan lainnya. Gambaran detail dari program KJS dapat dilihat pada link berikut ini.

Program KJS ini sangat layak untuk di Amati, Tiru dan diModifikasi oleh Daerah lain, termasuk Kota Tebing Tinggi, untuk menjamin penyelenggaraan pelayanan kesehatan yang lebih berkualitas.

Ada beberapa hal yang masih perlu dibenahi dalam penyelenggaraan program KJS. Dalam media merdeka.com, pengamat kebijakan publik dari Universitas Trisakti, Yayat Supriatna, mengungkapkan beberapa kelemahan dalam implementasi KJS.

1. Bisa dipakai orang kaya

Dalam praktiknya, KJS bisa saja digunakan orang mampu. Padahal, warga kelas ini bisa berobat menggunakan uang sendiri. “Ini persoalan etika. Apalagi kalau tidak ada pengawasan,” kata Yayat kepada merdeka.com, Selasa (18/12).

Dengan adanya KJS, pemerintah daerah juga harus memberikan penyuluhan kepada warga dengan mengubah pola pikir bahwa KJS ini hanya digunakan bagi orang tidak mampu.

2. Anggaran bisa bengkak

Jika tidak dilaksanakan secara hati-hati, maka semua orang dengan gampang menggunakan KJS. “Ini bisa mengakibatkan anggaran jebol,” ujar Yayat. Karena, setelah mendapat KJS orang cenderung terdorong berobat di puskesmas. “Memang KJS adalah hak semua warga Jakarta,” katanya. Saat ini, setelah ada KJS, di puskesmas-puskesmas terjadi lonjakan pasien.

3. Bisa manjakan warga

Selain anggaran bengkak, KJS juga bisa memanjakan warga. Karena setelah menerima KJS, pola pikir masyarakat akan berubah. Sebelum ada KJS, orang berpikir seribu kali untuk dirawat. Karena sudah mempunyai KJS dan syaratnya mudah, orang yang awalnya tidak perlu dirawat malah pingin dirawat. Hal ini tentu bisa berpengaruh pada anggaran.

Hal-hal kecil seperti ini yang perlu diperhatikan. Bisa-bisa penggunaan KJS berlebihan. Kartu sehat seharusnya untuk mendorong orang untuk hidup sehat. Paradigma sehat harus tertanam pada warga, sedangkan paradigma sakit harus dikikis habis. KJS hanya sebagai garansi dan pegangan kalau sewaktu-waktu mereka sakit.

4. Pengawasan lemah

Ini yang harus menjadi fokus Pemprov DKI. Jika tidak, KJS bisa tidak tepat sasaran. Seperti kasus di RSUD Cengkareng. “Kita tidak punya wewenang untuk menolak mereka (orang mampu) untuk menggunakan KJS. Karena syarat penggunaan KJS hanya menyertakan KTP dan KK (kartu keluarga),” kata Kepala Satuan Pelaksana Pemasaran Agung Rusyana RSUD Cengkareng. Menurut Yayat, hal semacam ini perlu dibenahi agar KJS tepat sasaran.

5. Semua orang inginnya gratis

Masalah ini harus dicermati dengan baik. Lagi-lagi soal pola pikir masyarakat yang ingin semuanya gratis. Yayat berpendapat, bicara KJS tidak hanya soal pengobatan saja, tapi lebih mendorong orang untuk bisa lebih produktif setelah sehat. Sehingga, dengan sehat, orang tidak lagi menjadi boros.

Tinggal di kawasan kumuh memang bikin orang jatuh sakit. Karena itu kartu sehat untuk mendorong orang hidup sehat,” jelasnya.

Disarikan oleh rusmanik dari merdeka.com dan jakarta.go.id

  1. 5 April 2013 pukul 10:26 am

    sehat itu mahal maka’a jagalah kesehatan

    • 9 April 2013 pukul 10:21 am

      YES! Itu SANGAT betoel. Jadi kita harus punya PARADIGMA SEHAT! Paradigma seperti itu juga yang harus dibangun oleh Jokowi.

  2. 8 Mei 2013 pukul 2:24 pm

    Reblogged this on Kota Tebing Tinggi – Esa Hilang, Dua Terbilang and commented:
    Belajar dari “Kartu Jakarta Sehat” untuk peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di Kota Tebing Tinggi, Sumatera Utara.

  1. No trackbacks yet.

Pembaca pastilah punya pendapat keren. "Bagaimana menurut Anda"?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: