Archive

Posts Tagged ‘Belanja Pegawai’

Belanja Pegawai Tidak Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah

5 Mei 2012 11 komentar

MISALKAN, nilai korelasi antara belanja pegawai dengan pertumbuhan ekonomi di sebuah Kabupaten relatif rendah. Mengapa nilai korelasinya rendah? Paling tidak, jawaban hipotetisnya adalah sebagai berikut:

Mengapa korelasi Belanja Pegawai dengan Pertumbuhan Ekonomi Daerah Rendah?

Mengapa korelasi Belanja Pegawai dengan Pertumbuhan Ekonomi Daerah Rendah?

Masih ada lanjutannya

Politik Anggaran yang Tak Memihak Orang Miskin

Sumber: Laporan Khusus kompas.com, Kamis, 10 Maret 2010

… dipersempit

Sulitnya mengurangi angka kemiskinan, ketimpangan, dan ketertinggalan juga banyak terkait dengan politik anggaran yang tak memihak masyarakat miskin (pro-poor policy, pro-poor budget) atau tak kompatibel dengan tujuan kesejahteraan.

Sebagian besar APBN kita terkuras untuk belanja rutin alias membiayai birokrasi yang ternyata tak mampu menjalankan fungsinya, sehingga justru lebih banyak jadi penghambat pertumbuhan ekonomi dan penyejahteraan rakyat. Anggaran rutin menyedot 40 persen lebih APBN.

Anggaran untuk belanja pegawai, tunjangan, fasilitas, dan biaya perjalanan serta membayar utang terus meningkat, sementara pada saat yang sama anggaran untuk subsidi dan belanja sosial justru turun.

Untuk belanja pegawai dan membayar cicilan utang saja tahun lalu Rp 162,6 triliun dan Rp 153,6 triliun. Sementara, anggaran untuk pengurangan kemiskinan hanya Rp 80 triliun. Anggaran untuk belanja kesehatan hanya sekitar 2,2 persen dari total APBN-P 2010 dan kurang dari 1 persen dari PDB. Data Bappenas, dalam enam tahun terakhir pemerintahan SBY, belanja modal nyaris stagnan, bahkan tumbuh negatif.

Mari baca lebih lanjut: Politik Anggaran yang Tak Memihak Orang Miskin