Arsip

Posts Tagged ‘Indikator’

Sekelumit tentang IKraR (Indeks Kesejahteraan Rakyat)

23 Februari 2015 1 komentar

Apakah IKraR? IKraR adalah Indeks Kesejahteraan Rakyat. IKraR dikembangkan oleh Kementerian Koordinator Bidang Kesejah-teraan Rakyat Republik Indonesia. Diluncurkan pada: 21 Maret 2012, oleh HR. Agung Laksono. IKraR digunakan untuk mengukur: 1). tingkat kesejahteraan rakyat; 2). keberhasilan pembangunan yang inklusif; dan 3). ketersediaan akses terhadap pemenuhan hak-hak dasar rakyat di Indonesia.

Selengkapnya pada slide berikut ini. Semoga bermanfaat 🙂

Kesenjangan Ekonomi Semakin Lebar

8 Februari 2011 1 komentar

Sumber: kompas.com

... more jobs please

Perekonomian Indonesia pada 2010 tumbuh 6,1 persen, melampaui target 5,8 persen. Nilai produk domestik bruto naik dari Rp 5.603,9 triliun pada 2009 menjadi Rp 6.422,9 triliun tahun lalu. Namun, pertumbuhan ekonomi ini menimbulkan kesenjangan di masyarakat.

Pengamat ekonomi Yanuar Rizky di Jakarta, Senin (7/2/2011), mengatakan, kelompok masyarakat yang sangat kaya masih menjadi penyokong utama pertumbuhan ekonomi melalui konsumsi rumah tangga mereka.

Sementara sektor industri berorientasi penciptaan nilai tambah penyerap lapangan kerja, yang menjadi salah satu indikator kesuksesan pertumbuhan ekonomi, justru kian melemah.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Rusman Heriawan mengumumkan, pertumbuhan ekonomi pada 2010 dengan nilai produk domestik bruto (PDB) Rp 6.422,9 triliun dan pendapatan per kapita mencapai Rp 27 juta per tahun.

Jumlah ini didapat dari membagi Rp 6.422,9 triliun dengan 237,6 juta penduduk Indonesia.

Baca selanjutnya…

Pertanyaan Kunci Saat Perencanaan Kegiatan

18 Juli 2009 2 komentar

Indikasi RKA yang Baik

14 Juli 2009 7 komentar
Indikasi atau ciri RKA-SKPD yg baik

Pondasi ABK

Kualitas RKA SKPD akan sangat menentukan kualitas APBD. Semakin baik kualitas RKA, semakin baik pula kualitas APBD. Apakah RKA SKPD sudah baik dan bagus?

Sebelum mampu menyusun RKA SKPD yang baik, mohon menyepakati ciri atau kriteria dari RKA SKPD yang baik. Kami mengusulkan 11 (sebelas) indikator untuk mengetahui keragaan RKA-SKPD. Sejak awal, SKPD seharusnya sudah memahami kriteria ini sehingga dapat mengawal proses penyusunan RKA-SKPD. Pihak pengusul sangat berkepentingan untuk mengetahui indikator-indikator ini sehingga  memberikan keyakinan yang memadai bahwa usulan kegiatannya sudah direncanakan secara memadai.

Keberadaan indikator dan pemahaman yang baik tentang indikator tersebut juga merupakan salah satu butir penilaian keberadaan Sistem Pengendalian Internal yang memadai pada aspek perencanaan.

Mari mempelajari ciri-ciri  RKA-SKPD yang baik dari transparansi yang kami sajikan pada link:  Indikator RKA SKPD yang baik.

Indikator Efektivitas Pemerintah Daerah

26 Juli 2008 31 komentar

Topik baru yang akan didiskusikan dalam lokakarya online kali ini adalah tentang Indikator Efektivitas Pemerintah Daerah. Mengapa penting? Paling tidak, rumusan indikator pada diskusi ini akan sangat berguna sebagai alat untuk 1). mengukur efektifitas pemda, serta 2). media untuk menemukenali arah pengembangan efektifitas pemerintah daerah.

Mohon perhatiannya bahwa kita akan mendiskusikan Indikator Efektivitas Pemerintah Daerah. Kata “Daerah” perlu ditambahkan agar diskusi lebih fokus pada pemerintah daerah sebagai unit analisisnya.

Topik diskusi ini merupakan lontaran ide dari Ibu Yuana pada link ini. Lontaran komentar lengkapnya adalah sebagai berikut.

Menarik mencermati indikator Efektivitas Pemerintah (Government Effectiveness). Didalamnya disebutkan bahwa indikatornya adalah:

  1. kualitas layanan publik,
  2. kapasitas layanan masyarakat,
  3. kebebasan layanan masyarakat dari tekanan politik, dan
  4. kualitas perumusan kebijakan.

Ada yang lebih detail nggak ya. Kalau ada yang detail berupa check-list, kita bisa aplikasikannya di daerah

Sori kelupaan. Minta khusus agar jadi topik diskusi dong.

Indonesia Naik dalam Pengendalian Korupsi dan Mengalahkan Beberapa Negara Tetangga dalam Hak Suara dan Pertanggungjawaban

25 Juli 2008 3 komentar

Sumber: http://go.worldbank.org/7NLRAYYW30

JAKARTA, 24 Juni 2008 – Update Indikator Tata Kelola Global (Worldwide Governance Indicators/WGI) dikeluarkan hari ini. Dorongan Indonesia untuk meningkatkan tata kelola dan mengurangi korupsi terus memberikan hasil di semua area dan peningkatan substansial dalam penilaian mengenai Hak Suara & Pertanggungjawaban, Pengendalian Korupsi serta Efektivitas Pemerintah dalam beberapa tahun terakhir.

“Kemajuan ini merupakan cerminan dari negara yang para pemimpin politik, pembuat kebijakan, masyarakat sipil dan sektor swastanya memandang tata kelola yang baik dan pengendalian korupsi sebagai hal penting bagi kesinambungan dan meratanya pertumbuhan,” ujar Daniel Kaufmann, salah satu penulis laporan sekaligus Direktur Tata Kelola di Institut Bank Dunia. “Dalam satu dasawarsa di era reformasi, Indonesia menunjukkan semua tanda-tanda pertumbuhan demokrasi – kebebasan berekspresi, kebebasan berkumpul, kebebasan pers, dan sekarang kebebasan informasi publik.” Baca selanjutnya…

Alasan Hidup SKPD dan Kinerja SKPD

18 Mei 2008 11 komentar

Dalam tulisan ringkas di link ini disebutkan bahwa Akuntabilitas SKPD adalah salah satu Dasar yang harus diperhatikan dalam Penataan Organisasi Perangkat Daerah.

Pada diskusi offline mengemuka bahwa substansi tulisan tersebut belum dapat terdeskripsikan secara lebih rinci. Untuk itu, tulisan ini akan mencoba memberikan gambaran yang mudah-mudahan lebih detail.

Baca selanjutnya…

Indikator Keragaan Usulan Kegiatan SKPD

3 Januari 2008 3 komentar

Apakah usulan kegiatan X ini wajar? Kewajaran tiap usulan kegiatan harus dinilai. Penilaian kewajaran ini dilakukan dengan mengembangkan seperangkat indikator yang tepat sehingga kesimpulan kewajarannya dapat dipertanggungjawabkan tetapi tetap mudah untuk diterapkan.

Apakah indikator keragaan sebuah usulan kegiatan? Jawaban pertanyaan ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Analisis Standar Belanja. Artinya, penilaian terhadap indikator keragaan kegiatan merupakan sebuah analisis standar belanja, yang akan memberikan keyakinan tentang kewajaran atas beban kerja dan biaya yang digunakan untuk melaksanakan suatu kegiatan. Baca selanjutnya…

Tag: