Archive

Posts Tagged ‘inequality’

Ketimpangan: Musuh di antara Kita?

Menurut Bank Dunia, ketimpangan di Indonesia merupakan yang tertinggi di kawasan Asia Timur. Antara tahun 1999 hingga 2012, tingkat kemiskinan resmi telah berkurang separuh dari 24% menjadi 12%. Namun, koefisien Gini, ukuran ketimpangan konsmsi nasional, naik dari 0,32 pada tahun 1999 menjadi 0,41 pada tahun 2012. (http://www.worldbank.org/in/country/indonesia/, 22 Oktober 2014).

http://www.worldbank.org/in/news/feature/2014/09/23/infographic-why-inequality-is-a-growing-problem-in-indonesia

Ketimpangan di Indonesia. Sumber: www.worldbank.org

Ketimpangan bukan hanya masalah warga miskin atau hanya masalah kemiskinan, melainkan masalah kita semua. Menurut Richard Wilkinson, dalam Inequality: The Enemy Between Us?, KETIMPANGAN akan cenderung memperluas dan memperdalam PERMASALAHAN SOSIAL.

Mari mempelajarinya dari video di (ted.com) di bawah ini. Materi paparannya dapat didownload dari link berikut: Inequality: The Enemy Between Us?

Pertumbuhan dan Ketimpangan setelah 65 Tahun Merdeka

19 Agustus 2010 2 komentar

Sudah MERDEKA, tapi …

Dudley Seers menyebutkan bahwa pembangunan tidak cukup hanya dilihat dari pertumbuhan ekonomi, tapi juga harus dilihat dari seberapa pertumbuhan tersebut mampu menjawab persoalan kemiskinan (poverty), pengangguran (unemployment), dan ketidakmerataan (inequality). Jika itu belum terjawab, pembangunan masih berada di posisi yang jauh dari harapan.

Setelah 65 merdeka, bagaimana kondisi pembangunan di Indonesia? Berita gembiranya adalah bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia cukup baik. Diperkirakan, tahun ini ekonomi akan tumbuh sekitar enam persen.

Tingkat pengangguran terbuka di Indonesia menurun jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, yakni dari 8,14 persen menjadi 7,41 persen (2/2010). Selain itu, tingkat kemiskinan berkurang dari 14,15 persen (2009) menjadi 13,33 persen (2010). Atau menurun sekitar 1,51 juta pada periode yang sama.

Data yang dirilis BPS beberapa waktu lalu menyebutkan bahwa secara nasional rasio gini Indonesia pada 2010 menurun jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, yakni dari 0,357 menjadi 0,331. Seperti diketahui, ukuran ketimpangan dalam distribusi pendapatan dapat tecermin, misalnya, dalam rasio gini. Semakin kecil angka rasio gini, berarti distribusi pendapatan semakin merata dan demikian pula sebaliknya. Baca selanjutnya…

Needed: A New Growth Strategy for the Developing World

By Walter Russell Mead
Sumber: http://www1.worldbank.org/devoutreach/

As most but not all of the East Asian economies struggle towards recovery from the devastating financial shocks of the last two years, it is more and more clear that the crises of 1997-98 signaled the end of the Asian miracle. That miracle, a burst of economic growth and rising prosperity unprecedented since the original industrial revolutions in North America and Europe more than a century ago, transformed the world’s political and economic structure. In a generation or less, a significant number of Asian economies moved from poverty to affluence, from technological backwardness to sophisticated users of cutting edge technologies, and from rural societies still tied to age-old agricultural and seasonal rhythms to urban societies fully participating in all the cultural storms and upheavals of the late twentieth century. Baca selanjutnya…