Arsip

Posts Tagged ‘Keuangan Daerah’

Penghasilan Tinggi, Kepatuhan Wajib Pajak makin Rendah

30 September 2010 8 komentar

Semakin patuhkah?

Semakin tinggi penghasilan wajib pajak, ternyata tingkat kepatuhan untuk membayar pajak justru semakin rendah. Demikian hasil penelitian yang dilakukan Institut Pertanian Bogor. Lalu, faktor apa yang paling menentukan kepatuhan wajib pajak?

Penelitian awal yang menggunakan pendekatan ekonomi eksperimental itu juga menunjukkan bahwa: semakin tinggi pendidikan wajib pajak (WP) semakin rendah pula kepatuhannya membayar pajak.

Guru Besar Fakultas Ekonomi Manajemen IPB, Prof Dr Ir Bambang Juanda, MSi mengatakan, penelitiannya tersebut menggunakan tiga variabel yaitu:

  1. faktor pemeriksaan terhadap WP,
  2. tingkat pendidikan, dan
  3. tingkat penghasilan WP.

Pada variabel pertama, semakin tinggi peluang pemeriksaan pajak dan makin besar denda akan berpengaruh positif terhadap kepatuhan wajib pajak.

Riset yang dilakukan selama enam bulan pada 2010 tersebu menggunakan 40 sampel mahasiswa tingkat S-1 hingga pascasarjana dengan metode simulasi. Seluruh responden memiliki penghasilan bervariasi hingga ratusan juta rupiah per tahun. Penelitian dengan teknik ekonomi eksperimental ini menerapkan induced-value theory untuk pengendalian lingkungan atau membuat faktor lain sama. Baca selanjutnya…

Iklan

Komponen Dasar Penentu Kinerja SKPD

2 Agustus 2009 1 komentar

Untuk Indonesia, komponen apakah yang tidak ada?

Research Questions yang Hot pada Domain Manajemen Keuangan Daerah

6 November 2008 6 komentar

tanya2Manajemen Keuangan Daerah merupakan salah satu bagian inti dari Kebijakan Publik di Daerah. Berpengaruh menentukan kinerja Pemda dalam peningkatan kesejahteraan rakyat di Daerah.

Banyak hal dari Manajemen Keuangan Daerah yang masih perlu digali, diteliti, dan dikaji untuk kemudian menemu-kenali rekomendasi yang relevan untuk perbaikan Manajemen Keuangan di Daerah.

Tulisan ini menjadi pembuka untuk curah pendapat tentang research question yang hot pada domain Manajemen Keuangan Daerah. Tulisan ini diinspirasi oleh Pak Abshor pada link ini. Pesan yang disampaikan adalah:

sy sdg menrancang penltn dg topik anggaran dg objek APBD Pemda. mhn bantuan hot isue dari perspektif manajemen keuangan. tks

Kepada Bapak / Ibu / Saudara yang sedang berkunjung, kami mohon kesediannya untuk ikut serta dalam curah pendapat melalui form komentar.

Sebelum dan sesudahnya, kami ucapkan terima kasih.

Prediksi Pendapatan Daerah dari Total Belanja Daerah Tahun Lalu

4 Juli 2008 15 komentar

Hingga saat ini bahan bacaan tentang konsep, permasalahan dan solusi pengelolaan keuangan daerah yang detail, spesifik,  dan kontekstual dengan peraturan terkini masih sangat minim. Ini merupakan peluang bagus untuk mendiskusikannya untuk perbaikan pengelolaan keuangan daerah di daerah.

Berangkat dari latar belakang tersebut dan dimotivasi oleh pertanyaan yang disampaikan oleh saudari Erika di link ini, kami dari swadayaMANDIRI mengajak para tamu dan pemerhati masalah keuangan daerah untuk mendiskusikannya. Pertanyaan pembuka untuk diskusi adalah materi yang disampaikan oleh saudari Erika berikut ini.

Saya mau tanya bahwa ada teori yang mengatakan bahwa dana alokasi umum (DAU) tahun lalu dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun lalu dapat memprediksi Belanja Daerah (BD) tahun sekarang. Namun BD tahun lalu tidak dapat memprediksi DAU dan PAD tahun lalu.

Bagaimana menurut anda? Sebenarnya saya sudah mencari dari buku-buku, namun belum mendapatkan jawabannya, dan saya harap anda dapat memberikan jawaban kepada saya.

Sebelumnya terimakasih banyak

Publikasi dan Laporan Bank Dunia – Indonesia

Laporan berikut merupakan laporan, analisis, rangkuman kebijakan dan kertas kerja yang dihasilkan oleh Bank Dunia di Indonesia. Publikasi ini tersedia melalui Layanan Informasi Pembangunan Indonesia di Kantor Perwakilan Bank Dunia di Jakarta dan Outlet Informasi Daerah sebagai bagian dari Kebijakan Pengungkapan dari Bank Dunia dalam mempromosikan transparansi yang lebih besar dalam kerja Bank Dunia.

Sumber:
Publikasi dan Laporan Bank Dunia – Indonesia (http://go.worldbank.org/UBPWA0ZD40)