Arsip

Posts Tagged ‘PNS’

Sekelumit tentang Evaluasi Jabatan PNS

Evaluasi Jabatan PNS merupakan suatu proses yang sistematis untuk menilai tiap JABATAN yang ada dalam struktur organisasi, dalam rangka menetapkan NILAI JABATAN dan KELAS JABATAN berdasarkan kriteria yg disebut FAKTOR JABATAN. Mengapa dan Bagaimanakah Evaluasi Jabatan PNS? Mari mempelajarinya dari slide berikut ini.

BEKERJA Bahagia dan BAHAGIA Bekerja

18 Oktober 2014 2 komentar

Bagaimanakah perasaan Anda saat bekerja? Bahagiakah atau malah tidak bahagia? Mari melihat 10 Tanda Tidak Bahagia Bekerja (sumber: positivesharing.com), yaitu:

  1. Anda menunda-nunda pekerjaan
  2. Anda membuang waktu di Minggu malam dengan gelisah memikirkan hari Senin pagi
  3. Anda tidak suka pekerjaannya, tetapi sangat peduli dengan gaji dan jabatan
  4. Anda tidak merasa suka membantu rekan kerja
  5. Hari kerja berasa lamaaaaaaaa
  6. Anda tidak punya banyak teman di tempat kerja
  7. Anda tidak peduli. Tentang apapun.
  8. Hal-hal kecil mudah mengganggumu
  9. Anda selalu curiga dengan motivasi dari tiap tindakan orang lain
  10. Anda menderita insomnia, sakit kepala, tidak semangat, ketegangan otot dan/atau gejala simtomatik fisik lainnya.

 

"Bahagia Bekerja dan Bekerja Bahagia"

“Bahagia Bekerja dan Bekerja Bahagia”

Ternyataaaa, BAHAGIA saat BEKERJA merupakan penguat produktivitas yang paling baik. Mengapa? Ada 10 alasannya (Sumber: positivesharing.com), yaitu:

  1. Orang bahagia dapat bekerja lebih baik dengan yang lainnya
  2. Orang bahagia lebih kreatif
  3. Orang bahagia menyelesaikan masalah, bukan mengeluhkannya
  4. Orang bahagia lebih ber-energi
  5. Orang bahagia lebih optimis
  6. Orang bahagia lebih termotivasi
  7. Orang bahagia lebih jarang sakit
  8. Orang bahagia dpt belajar lebih cepat
  9. Orang bahagia tidak terlalu khawatir dinilai salah, dia akan segera bertanggungjawab dan belajar untuk memperbaiki kesalahannya
  10. Orang bahagia lebih dapat membuat keputusan yang tepat

 

Lalu, bagaimanakah BEKERJA dengan bahagia dan BAHAGIA saat bekerja? Mari mempelajarinya lebih lanjut dari slide berikut ini.

Klik, untuk mempelajarinya lebih lanjut dalam slidenya

10 Tips Sederhana untuk Meningkatkan Energi Positif

8 November 2013 2 komentar
Semangat kerja PNS

CEMANGAD!

Pengalaman pendampingan ke Pemda merupakan pengalaman belajar yang luar biasa. Satu hal yang menarik perhatian saya adalah: Apakah kinerja PNS yang relatif masih rendah akibat dari rendahnya KEMAMPUAN atau rendahnya KEMAUAN? Bila MAU, tapi tidak MAMPU, maka solusinya adalah pelatihan, bimbingan teknis atau pemberian beasiswa untuk jenjang pendidikan tertentu yang mengarah pada pencapaian tingkat kemampuan yang dibutuhkan tersebut.

Tapi bagaimana bila penyebabnya adalah KETIDAKMAUAN? Salah satu solusinya adalah penerapan insentif finansial berupa honor atau tunjangan kinerja. Dalam pandangan sepintas, insentif dalam bentuk honor dan tunjangan kinerja ini dapat menghasilkan kinerja yang relatif baik. Tetapi sangat mungkin terjadi, bahwa insentif finansial justeru berakibat buruk pada kinerja, paling tidak pada beberapa orang PNS yang baik. Misalnya: pemberian honor tambahan pada PNS yang berparadigma “menjadi PNS merupakan panggilan jiwa untuk mengabdi bagi nusa dan bangsa”, justeru dapat merusak motivasinya.

Terkadang, yang dibutuhkan PNS yang sudah MAU BERKINERJA hanyalah tips sederhana tentang:  cara meningkatkan energi positifnya, agar tetap dapat SUKA dan RELA melaksanakan pekerjaan secara profesional?

Untuk itu mari mempelajari tips sederhana itu melalui video berikut ini.  Video tersebut menjelaskan “10 Tips Sederhana untuk Meningkatkan Energi Positif”. Video ini diambil dari youtube.com yang diunggah oleh getinazonecom.

Penjelasan secara bebas dari 10 Tips Sederhana untuk Meningkatkan Energi Positif adalah sebagai berikut:

Klik untuk membaca penjelasan ringkasnya

Penilaian Prestasi Kerja Pegawai Negeri Sipil (berdasarkan PP nomor 46 tahun 2011)

9 Februari 2013 2 komentar
PNS Berprestasi !

PNS Berprestasi !

Apakah saya PNS yang berkinerja? Tergantung Nilai Prestasi Kerja Anda. Semakin tinggi Nilai PK PNS, semakin baik kinerja Anda ! Nilai Prestasi Kerja (PK) PNS ditentukan oleh 2 (dua) variabel, yaitu pencapaian Sasaran Kerja Pegawai dan Perilaku Kerja Pegawai. Nilai PK PNS dihasilkan dari PENILAIAN PRESTASI KERJA PNS, yaitu: Suatu proses penilaian secara sistematis yg dilakukan oleh pejabat penilai, thdp Sasaran Kerja Pegawai dan Perilaku Kerja PNS.

Mari mempelajarinya dari slide di bawah ini

KLIK UNTUK MELIHAT SLIDE

PP Nomor 46 Tahun 2011 tentang Penilaian Prestasi Kerja Pegawai Negeri Sipil

7 Januari 2012 50 komentar

Harus BERKINERJA !

Pemerintah telah mengeluarkan Peraturan Pemerintah  Nomor 46 Tahun 2011 tentang Penilaian Prestasi Kerja Pegawai Negeri Sipil PNS. Tujuannya untuk meningkatkan prestasi dan kinerja PNS.  PP ini merupakan penyempurna dari PP Nomor 10 Tahun 1979 tentang Penilaian Pelaksanaan Pekerjaan PNS yang dianggap tidak sesuai lagi dengan perkembangan keadaan dan kebutuhan hukum.

Prestasi kerja PNS akan dinilai berdasarkan 2 (dua) unsur penilaian, yaitu:

  1. SKP (Sasaran Kerja Pegawai), yaitu: rencana kerja dan target yang akan dicapai oleh seorang PNS.
    dan
  2. Perilaku kerja, yaitu: setiap tingkah laku, sikap atau tindakan yang dilakukan oleh PNS atau tidak melakukan sesuatu yang seharusnya dilakukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

PP ini mensyaratkan setiap PNS wajib menyusun SKP berdasarkan rencana kerja tahunan instansi. SKP itu memuat kegiatan tugas jabatan dan target yang harus dicapai dalam kurun waktu penilaian yang bersifat nyata dan dapat diukur.

Dalam PP itu juga disebutkan, bahwa PNS yang tidak menyusun SKP dijatuhi hukuman disiplin sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang mengatur mengenai disiplin PNS.

Adapun penilaian perilaku kerja meliputi aspek: orientasi pelayanan, integritas, komitmen, disiplin, kerjasama, dan kepemimpinan. Khusus penilaian kepemimpinan hanya dilakukan bagi PNS yang menduduki jabatan struktural.

Penilaian prestasi kerja PNS ini dilaksanakan sekali dalam 1 (satu) tahun, yang dilakukan setiap akhir Desember pada tahun yang bersangkutan dan paling lama akhir Januari tahun berikutnya. Ketentuan mengenai peraturan penilaian PNS ini juga berlaku bagi Calon PNS (CPNS).

Download: PP Nomor 46 Tahun 2011 tentang Penilaian Prestasi Kerja Pegawai Negeri Sipil