Arsip

Posts Tagged ‘SKPD’

Daftar Periksa PELAKSANAAN Pengendalian di lingkup SKPD

Pengendalian pelaksanaan kegiatan adalah pemantauan pelaksanaan tiap kegiatan oleh tiap SKPD, meliputi pemantauan terhadap 3 hal pokok:
1. Realisasi pencapaian target
2. Penyerapan dana, dan
3. Kendala yang dihadapi.

Tujuan pengendalian adalah untuk menjamin tercapainya tujuan dan sasaran pembangunan yang tertuang dalam rencana, melalui kegiatan koreksi dan penyesuaian selama masa pelaksanaan rencana tersebut.

Selengkapnya dapat dilihat pada slide berikut ini.

Iklan

BEKERJA Bahagia dan BAHAGIA Bekerja

18 Oktober 2014 2 komentar

Bagaimanakah perasaan Anda saat bekerja? Bahagiakah atau malah tidak bahagia? Mari melihat 10 Tanda Tidak Bahagia Bekerja (sumber: positivesharing.com), yaitu:

  1. Anda menunda-nunda pekerjaan
  2. Anda membuang waktu di Minggu malam dengan gelisah memikirkan hari Senin pagi
  3. Anda tidak suka pekerjaannya, tetapi sangat peduli dengan gaji dan jabatan
  4. Anda tidak merasa suka membantu rekan kerja
  5. Hari kerja berasa lamaaaaaaaa
  6. Anda tidak punya banyak teman di tempat kerja
  7. Anda tidak peduli. Tentang apapun.
  8. Hal-hal kecil mudah mengganggumu
  9. Anda selalu curiga dengan motivasi dari tiap tindakan orang lain
  10. Anda menderita insomnia, sakit kepala, tidak semangat, ketegangan otot dan/atau gejala simtomatik fisik lainnya.

 

"Bahagia Bekerja dan Bekerja Bahagia"

“Bahagia Bekerja dan Bekerja Bahagia”

Ternyataaaa, BAHAGIA saat BEKERJA merupakan penguat produktivitas yang paling baik. Mengapa? Ada 10 alasannya (Sumber: positivesharing.com), yaitu:

  1. Orang bahagia dapat bekerja lebih baik dengan yang lainnya
  2. Orang bahagia lebih kreatif
  3. Orang bahagia menyelesaikan masalah, bukan mengeluhkannya
  4. Orang bahagia lebih ber-energi
  5. Orang bahagia lebih optimis
  6. Orang bahagia lebih termotivasi
  7. Orang bahagia lebih jarang sakit
  8. Orang bahagia dpt belajar lebih cepat
  9. Orang bahagia tidak terlalu khawatir dinilai salah, dia akan segera bertanggungjawab dan belajar untuk memperbaiki kesalahannya
  10. Orang bahagia lebih dapat membuat keputusan yang tepat

 

Lalu, bagaimanakah BEKERJA dengan bahagia dan BAHAGIA saat bekerja? Mari mempelajarinya lebih lanjut dari slide berikut ini.

Klik, untuk mempelajarinya lebih lanjut dalam slidenya

Sekelumit tentang Analisis Standar Belanja

2 Maret 2013 3 komentar

Apakah ASB? ASB adalah Analisis Standar Belanja, yaitu: Penilaian KEWAJARAN atas BEBAN KERJA dan BIAYA yang digunakan untuk melaksanakan suatu KEGIATAN. Per definisi, ada 3 (tiga) pertanyaan dasar di dalamnya, yaitu:

  1. Apakah BEBAN KERJA diusulan kegiatan adalah beban kerja yang wajar ?
  2. Apakah BIAYA yg dianggarkan pada kegiatan tersebut adalah nilai yang wajar?, dan
  3. Apakah BIAYA wajar utk Beban Kerja tersebut ?

Tujuan dasar dari penerapan ASB adalah untuk menjamin bahwa usulan kegiatan SKPD adalah usulan yang terekonomis, efisien dan efektif, paling tidak di saat tahap perencanaannya.

Siapakah yang seharusnya menerapkan ASB? Justeru SKPD pengusul yang seharusnya melakukan analisis standar belanja. Bukan TAPD, melalui Bappeda atau Dinas Pengelola Keuangan. Hasil ASB dari SKPD pengusul akan menjadi dasar pertimbangannya utk MENGAJUKAN dan MEMPERTAHANKAN usulan kegiatan.

Klik ini untuk melihat slidenya

Sekelumit tentang Renstra SKPD berdasarkan Permendagri 54 Tahun 2010

20 Desember 2012 4 komentar
R.E.N.S.T.R.A.

R.E.N.S.T.R.A.

Apakah Renstra SKPD ? Renstra SKPD adalah Rencana Strategis SKPD, yaitu: dokumen perencanaan SKPD untuk periode 5 (lima) tahun. Renstra SKPD memuat:  Visi,  Misi, Tujuan, Strategi, Kebijakan, Program, dan Kegiatan. SKPD adalah Satuan Kerja Perangkat Daerah.

Renstra SKPD disahkan dengan KEPUTUSAN Kepala Daerah, 1 bulan setelah Perda RPJMD, dan DITETAPKAN oleh kepala SKPD 7 hari setelah pengesahannya.

Mari mempelajarinya dari slide berikut. Semoga bermanfaat ya 😉

KLIK UNTUK MELIHAT SLIDE-NYA

Apakah Program Kegiatan Sudah Sinergis?

SINERGIS!

Program dan kegiatan harus sinergis, baik antar SKPD dalam lingkup sebuah Daerah maupun antar SKPD antar tingkatan pemerintahan.

Pada kenyataannya, masih cukup aman untuk mengatakan bahwa sinergitas program dan kegiatan masih rendah. Mengapa? Menurut kami, salah satu penyebabnya adalah ketidakjelasan ukuran dari sinergitas tersebut.

Mari bertanya: apakah yang dimaksud dengan program dan kegiatan yang sinergis? Kami yakin jawaban pertanyaan ini pastilah sangat gampang, yaitu akan mengerucut di seputar sinergi antar SKPD. Tapi bagaimana menilai sinergitasnya? Atau, bagaimana agar sinergitas antar SKPD tersebut dapat terjadi dan kuat?

Menurut kami, beberapa bukti yang dapat digunakan untuk mengukur sinergitas program dan kegiatan adalah sebagai berikut:

  1. Program dan kegiatan dari tiap SKPD terkait, merupakan solusi tepat hasil kesepakatan bersama dari seluruh SKPD yang terkait tersebut.
  2. Tiap output kegiatan tersebut saling terkait dan mengerucut fokus untuk mewujudkan satu tujuan bersama (tujuan dari tiap SKPD yang terkait tersebut).
  3. Tidak ada kasus tumpang tindih (1 output menjadi keluaran dari 2 atau lebih kegiatan yang berbeda).
  4. Untuk sebuah tujuan bersama dari beberapa SKPD, jumlah kegiatannya tidak hanya 1 saja, tetapi tiap SKPD berperan aktif sesuai batas tupoksinya masing-masing.

Apakah program dan kegiatan SKPD sudah sinergis? Dengan keempat kriteria di atas, maka pertanyaan ini sudah lebih mudah dijawab.  Jika keempat hal di atas terpenuhi, maka kita dapat yakin bila sinergitas memang sudah ada dan nyata terjadi. Kriteria seperti ini pastilah sangat berguna bagi SKPD dan Bappeda.

Apakah implikasi dari kriteria di atas? Implikasinya adalah bahwa rapat untuk peningkatan sinergitas antar SKPD dalam forum semacam Forum SKPD atau Forum Lintas SKPD harus dirancang secara baik. Dengan tetap mengacu pada kriteria di atas, maka idealnya, forum-forum tersebut harus menghasilkan program dan kegiatan untuk tiap SKPD yang menjadi solusi tepat, hasil kesepakatan bersama dari seluruh SKPD terkait tersebut.

Bagaimana menurut Anda? Mohon masukan dan kritikannya ya 😉

Apakah Kriteria dari Renstra SKPD yang Berkualitas?

23 Februari 2012 2 komentar
Planning

... isplanning to fail!

Renstra SKPD perlu dan penting.  Karena “failing to plan is planning to fail“, kegagalan merencanakan sama dengan merencanakan kegagalan. Dokumen perencanaan tersebut HARUS berkualitas.

Apakah kriteria dari Renstra SKPD yang berkualitas? Keberadaan kriteria yang tepat akan sangat membantu memperbaik kualitas Renstra SKPD di saat perencanaan.

Dalam jajak pendapat di bawah ini kami menyajikan DRAFT kriteria Renstra SKPD yang berkualitas. Karena masih bersifat DRAFT, kami mohon bantuan pembaca untuk bersedia mengisikan jajak pendapat di bawah SERTA memberikan kritikan dan masukan konstruktif pada formulir komentar.

Partisipasi  Bapak/Ibu sangat membantu untuk memperbaiki DRAFT tersebut sehingga hasilnya lebih dapat digunakan oleh SKPD untuk memperbaiki kualitas dokumen perencanaannya.

Atas kesediaan Bapak/Ibu, kami mengucapkan terima kasih dan berdoa menjadi Amal Jariyah yang di ridhai oleh SWT. Aamiin.

Petunjuk:

  1. Pada jajak pendapat di atas, Bapak/Ibu dapat memilih lebih dari 1 (satu) jawaban. Karena jajak pendapat di atas diarahkan untuk mendapatkan beberapa KRITERIA TERPENTING dari daftar jawaban.
  2. Selain memilih kriteria terpenting, Bapak/Ibu juga diharapkan memberikan kritikan konstruktif terhadap daftar jawaban di atas agar lebih mudah digunakan.
  3. SELAIN ITU,  Bapak/Ibu juga dapat memberikan masukan berupa tambahan kriteria sehingga akan didapatkan kriteria yang lebih komprehensif, tetapi tetap spesifik dan mudah diukur.

Beberapa Permasalahan dalam Monitoring dan Evaluasi di Lingkungan Pemerintah Daerah

8 Juli 2011 2 komentar

MONEV !

Monitoring dan evaluasi (Monev) merupakan bagian integral dari perencanaan. Monev perlu dan penting untuk peningkatan kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Bila memang monev perlu dan penting, mengapakah kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah belum juga meningkat? Bagaimanakah kinerja monev di lingkungan pemerintaan daerah? Dapat dikatakan bahwa kinerja monev masih rendah. Beberapa permasalahan pada aspek monev adalah sebagai berikut:

1. Monev belum menjadi kebutuhan mendasar untuk perbaikan kinerja.
Indikasi:
• LAKIP dan laporan-laporan lainnya, masih berorientasi pada pemenuhan kewajiban administrasi dan formalitas semata.
• Hasil monev belum menjadi dasar perencanaan tahun berikutnya.
• Kualitas SPIP di SKPD masih rendah.

Baca selanjutnya…

Opini atas Pemeriksaan Keuangan Pemerintah Daerah

21 Maret 2011 2 komentar

Download: Opini Pemeriksaan Keuangan Pemerintah Daerah

Opini Pemeriksa

Pemeriksaan keuangan Pemerintah Daerah dilakukan oleh BPK. Pemeriksaan keuangan adalah pemeriksaan atas Laporan Keuangan (LK). Hasil pemeriksaan keuangan adalah: pernyataan opini tentang TINGKAT KEWAJARAN INFORMASI yang disajikan dalam laporan keuangan pemerintah.

Opini didasarkan pada kriteria:

  1. Kesesuaian dengan standar akuntansi pemerintahan,
  2. Kecukupan pengungkapan (adequate disclosures),
  3. Kepatuhan terhadap peraturan perundang–undangan,
  4. Efektivitas sistem pengendalian intern.

Bagaimana cara agar kualifikasi opini pemeriksa atas Laporan keuangan Daerah atau SKPD dapat ditingkatkan?

Download materi: Opini atas Pemeriksaan Keuangan Pemerintah Daerah

Indikator Kinerja untuk SKPD

SUKSES atau GAGAL?

Jika anda TIDAK MENGUKUR HASIL, anda tidak bisa membedakan antara KESUKSESAN dan KEGAGALAN. Jika anda tidak bisa melihat kesuksesan, anda tidak akan bisa menghargainya. Jika anda tidak bisa menghargai kesuksesan, anda mungkin menghargai kegagalan. Jika anda tidak bisa melihat kesuksesan, anda tidak bisa belajar darinya. Jika anda tidak mengenali kegagalan, anda tidak bisa memperbaikinya. Jika anda bisa menunjukkan hasil, anda bisa memperoleh dukungan publik.

Masyarakat secara terus menerus membutuhkan pemerintahan yang responsif dan cakap. Daerah memiliki pendapatan yang terbatas, sementara harapan masyarakat terhadap pelayanan yang disediakan sangat tinggi. Tanpa indikator kinerja, sulit menilai keberhasilan atau kegagalan suatu unit kerja. Baca selanjutnya…

Komponen Dasar Penentu Kinerja SKPD

2 Agustus 2009 1 komentar

Untuk Indonesia, komponen apakah yang tidak ada?

Pertanyaan Kunci Saat Perencanaan Kegiatan

18 Juli 2009 2 komentar

Daftar Periksa Penilaian Usulan Kegiatan SKPD

23 Mei 2009 1 komentar

Lolos Uji?

Lolos Uji?

Failing to plan is planning to fail (Alan Lakein). Setiap usulan kegiatan SKPD harus direncanakan secara memadai. Oleh karena itu, penilaian usulan kegiatan SKPD sangat penting untuk dilakukan. Adakah daftar periksa penilaian usulan kegiatan SKPD?

Berikut adalah draft daftar periksa yang menurut kami layak untuk dikembangkan lebih lanjut.

Uji dan periksalah:

  1. Apakah usulan tema SKPD 20XX sudah sesuai dengan prioritas di RPJM, permasalahan yg mengemuka di 20XX serta Prioritas Bangda 20XX? Tema SKPD 20XX = ringkasan daftar prioritas SKPD di tahun 20XX dalam sebuah kalimat yang efektif
  2. Apakah usulan program dan kegiatan sudah sesuai dengan Tema SKPD 20XX? Periksa dan nilailah NAMA serta “BENTUK” kegiatannya. Bila tidak sesuai, nilailah ARTI PENTING-nya
  3. Apakah indikator kinerja kegiatan telah terisi secara baik dan benar? Periksa dan nilai juga hubungan sebab akibat pada indikator kinerja.
  4. Apakah ada kegiatan lain yang perlu dilaksanakan untuk menjamin terwujudnya target hasil dan capaian program? Bila ada, kegiatan manakah yang lebih baik untuk dilaksanakan?
  5. Apakah indikator kinerja pada kegiatan-kegiatan dalam sebuah program mengarah pada satu capaian program tertentu?
  6. Apakah lokasi kegiatan dan kelompok penerima manfaat sudah diisikan? Tepatkah lokasi dan kelompok penerima manfaat dengan deskripsi indikator kegiatannya?
  7. Apakah total usulan belanja = wajar berdasarkan target output (keluaran). Periksa kewajaran jenis belanja dan rincian belanja pada objek belanjanya.
  8. Apakah sumber dana sudah diisi? Pastikan agar kegiatan yang didanai oleh pemerintah atasan tidak terpotong.

Adakah hal lain yang harus dimasukkan dalam daftar periksa ini? Mohon masukan dan kritikannya. Terima kasih.

Pengendalian Intern dan Kualitas Akuntabilitas SKPD

3 Februari 2009 41 komentar

sistem_akuntansi_keuangan_daerahKualitas Pengendalian Intern dan Kualitas Akuntabilitas SKPD penting dalam peningkatan kinerja pelayanan SKPD. Ini merupakan topik diskusi menarik sehingga kita dapat mengetahui teori, permasalahan dan strategi peningkatannya.

Terkait dengan hal tersebut, topik diskusi yang akan kita bahas menyangkut upaya peningkatan Kualitas Pengendalian Intern dan Kualitas Akuntabilitas SKPD.

Baca selanjutnya…