Archive

Posts Tagged ‘Social Progress Index’

Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan Sosial di Indonesia

Konsep kesejahteraan sosial di Indonesia dapat dilihat pada UU 11 Tahun 2009 ttg Kesejahteraan Sosial, yang merupakan operasionalisasi amanat Pancasila dan UUD 1945. Dalam Pasal 1 Ayat 1 UU 11 Tahun 2009 tentang Kesejahteraan Sosial, KESEJAHTERAAN SOSIAL didefinisikan sebagai: Kondisi terpenuhinya kebutuhan material, spiritual, dan sosial warga negara agar dapat hidup layak dan mampu mengembangkan diri, sehingga dapat melaksanakan fungsi sosialnya.

Dari definisi di atas, kesejahteraan sosial itu:
• Bukan hanya terpenuhinya kebutuhan material, tetapi juga kebutuhan spiritual, dan sosial warga negara
• Bukan hanya untuk sekedar hidup layak, tetapi juga agar warga negara mampu mengembangkan dirinya
• Pada akhirnya, agar tiap warga negara dapat melaksanakan fungsi sosialnya.

Bila dilihat secara sepintas, pembangunan kesejahteraan sosial di Indonesia cenderung bersifat parsial, yaitu: pembangunan sektor sosial, dimana pembangunan kesejahteraan sosial tidak terintegrasi dengan pembangunan ekonomi dalam satu kesatuan strategi pembangunan nasional.   . . .

SELENGKAPNYA dapat didownload dari slide berikut ini.

Sekelumit tentang Social Progress Index

22 November 2014 2 komentar

Bagaimanakah mengukur kinerja pembangunan suatu negara? Jangan memakai GDP Perkapita, karena bukan ukuran yg tepat. Pakailah alat ukur alternatifnya, seperti:

  1. Human Development Index
  2. Millennium Development Indicators
  3. Happy Planet Index
  4. OECD Better Life Indicators
  5. Legatum Prosperity Index
Social Progress Index: 3 DIMENSI, 12 KOMPONEN, 54 INDIKATOR

Social Progress Index: 3 DIMENSI, 12 KOMPONEN, 54 INDIKATOR

Alternatif lainnya adalah Social Progress Index (SPI), yaitu: indeks gabungan yang mengukur tingkat KEMAJUAN SOSIAL (Social Progress) suatu negara. KEMAJUAN SOSIAL didefinisikan sebagai kapasitas sebuah negara dalam:

  1. memenuhi kebutuhan dasar warganya,
  2. membangun pondasi yang memungkinkan individu dan masyarakat untuk meningkatkan dan mempertahankan kualitas hidupnya, dan
  3. menciptakan kesempatan bagi tiap individu agar mampu mencapai tingkat potensi tertingginya.

Klik untuk mempelajari slidenya